HIPMI Papua Barat Daya Gelar Rakerda dan Forum Bisnis, Perkuat Peran Ekonomi Daerah

Sorong, KasuariNews.com— Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Papua Barat Daya resmi menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda), Pendidikan dan Pelatihan Daerah (Diklatda), serta Forum Bisnis Daerah (Forbisda) periode 2026-2029. Perhelatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat konsolidasi organisasi dan mendorong akselerasi ekonomi di provinsi termuda Indonesia tersebut.

Kegiatan yang dipusatkan di Gedung Drs. Ec Lambert Jitmau, MM, kompleks Pemerintahan Kota Sorong, Sabtu (2/5), dihadiri oleh jajaran pengurus serta anggota HIPMI dari berbagai kabupaten/kota se-Provinsi Papua Barat Daya.

Ketua Panitia Pelaksana, Fadlia Rahaningmas, dalam laporannya menyatakan bahwa penyelenggaraan tiga agenda besar sekaligus ini merupakan bentuk nyata dari tanggung jawab panitia kepada seluruh jajaran pengurus BPD HIPMI Papua Barat Daya. Ia menekankan pentingnya nilai-nilai integritas dalam roda organisasi.

“Ini adalah bentuk pertanggungjawaban kami sekaligus komitmen terhadap prinsip keterbukaan, transparansi, serta akuntabilitas organisasi,” ujar Fadlia di hadapan para kader pengusaha muda.

Fadlia tak menampik bahwa persiapan kegiatan ini menghadapi tantangan yang cukup besar. Namun, sinergi dan kolaborasi antarpanitia menjadi kunci keberhasilan acara ini.

“Kami menyadari tugas ini tidaklah ringan, namun dengan semangat kebersamaan dan dedikasi penuh dari panitia, kami berupaya menjalankannya dengan penuh hati,” tambahnya.

Di tempat yang sama, perwakilan Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI, Muhammad Mafa Uswanas, menegaskan bahwa Rakerda, Diklatda, dan Forbisda merupakan fondasi bagi keberlanjutan organisasi. Menurutnya, agenda ini adalah instrumen vital dalam mencetak kader pengusaha yang tangguh di tingkat daerah.

Ia menggarisbawahi bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial rutin, melainkan proses kaderisasi struktural untuk memastikan HIPMI terus menjadi motor penggerak ekonomi.

“Ketiga agenda tersebut tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi bagian penting dalam proses kaderisasi dan penguatan struktur organisasi HIPMI,” tegas Mafa.

Melalui tema “Mewujudkan Program Kerja HIPMI Papua Barat Daya yang Terukur dan Berdampak”, forum ini diharapkan mampu melahirkan rekomendasi kebijakan strategis yang mendukung iklim investasi dan pemberdayaan UMKM di wilayah Papua Barat Daya.

Editor: Redaksi Kasuari News (ksn/red)

Related posts
Tutup
Tutup