Kebocoran PAD Masih Menghantui, Direktur PT Kasuari: Digitalisasi Bukan Lagi Pilihan, Tapi Keharusan bagi Daerah

Sorong, KasuariNews.com— Di tengah upaya pemerintah pusat mendorong kemandirian fiskal daerah, banyak Pemerintah Daerah (Pemda) di Indonesia, khususnya di wilayah Timur, masih terjebak dalam pola lama pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dampaknya klasik: realisasi pendapatan seringkali jalan di tempat, sementara potensi pajak dan retribusi yang tercecer dibiarkan menguap begitu saja,  

Direktur PT Kasuari Solusi Teknologi, Daniel Sedik, menilai bahwa persoalan utama bukan pada kurangnya objek pajak, melainkan pada sistem administrasi yang masih bersifat sporadis dan manual.

“Banyak daerah merasa PAD mereka sudah maksimal, padahal jika kita bedah dengan analisis sistem yang presisi, ada selisih hingga 30-40 persen antara potensi nyata di lapangan dengan apa yang masuk ke kas daerah,” ujar Daniel saat ditemui dalam wawancara eksklusif di Sorong, Sabtu (9/5/2026).

Membedah ‘Invisible Loss’ dalam PAD

Menurut Daniel, ada tiga lubang utama yang menyebabkan kebocoran pendapatan daerah. Pertama adalah tidak terintegrasinya data antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Data izin usaha di Dinas Perizinan seringkali tidak sinkron dengan data wajib pajak di Badan Pendapatan Daerah.

Kedua, proses penagihan yang masih manual menciptakan celah negosiasi di bawah tangan. Ketiga, rendahnya pengawasan real-time terhadap objek pajak bergerak maupun tetap seperti restoran, perhotelan, dan parkir.

“Kita tidak bisa lagi hanya mengandalkan laporan di atas kertas yang disetor setiap bulan. Di era industri 4.0, pimpinan daerah harus bisa memantau pergerakan PAD melalui dashboard di ponsel mereka secara real-time,” tegas Daniel.

Analisis Sistem Sebagai Solusi Hulu ke Hilir

Foto Bersama James Burung Kadis Kominfo Kota Sorong
Bersama Bapak James Burung Kadis Kominfo Kota Sorong

Sebagai konsultan IT yang telah banyak menangani proyek strategis pemerintah di Tanah Papua—termasuk pengembangan sistem GIS untuk Disdikbud Papua Barat Daya dan Smart Office di Kantor Walikota Sorong—PT Kasuari menawarkan pendekatan berbasis analisis sistem yang komprehensif.

Daniel menjelaskan bahwa transformasi digital bukan sekadar membeli aplikasi, melainkan melakukan restrukturisasi cara kerja birokrasi.

“Kami memulai dengan audit digital. Kami memetakan ulang potensi melalui GIS (Geographic Information System), mengintegrasikan database wajib pajak, dan menerapkan sistem pembayaran non-tunai (e-payment). Dengan begitu, setiap rupiah yang keluar dari kantong masyarakat terdata dan dipastikan sampai ke kas daerah,” jelasnya.

Kemandirian Fiskal dan Kepercayaan Publik

Peningkatan PAD yang signifikan melalui sistem digital memiliki dampak domino. Selain mengurangi ketergantungan pada Dana Alokasi Umum (DAU) dari pusat, transparansi yang tercipta akan meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk membayar pajak.

“Saat masyarakat tahu pajak yang mereka bayar dikelola secara transparan dan hasilnya terlihat pada pembangunan infrastruktur yang lebih cepat, kepatuhan pajak akan naik secara organik,” tambah Daniel.

Daniel Sedik menutup pembicaraan dengan pesan kuat bagi para kepala daerah: “Beberapa pekerjaan IT yang kami bangun di bebrapa klien pemerintahan di Papua atau diluar Papua adalah simbol bahwa anak negeri sudah mampu menciptakan solusi teknologi kelas dunia. Sekarang tinggal kemauan politik (political will) dari para pemimpin daerah untuk mau bertransformasi atau tetap tertinggal di pola lama.”

Bagi pemerintah daerah yang ingin melakukan konsultasi mengenai analisis sistem peningkatan PAD, PT Kasuari Solusi Teknologi membuka ruang diskusi melalui portal resmi mereka di www.ptkasuari.com.

 

Ringkasan Portofolio & Kontak PT Kasuari (Untuk Informasi Tambahan):

  • Narasumber: Daniel Sedik (Direktur PT Kasuari Solusi Teknologi)

  • Keahlian: Konsultan IT Pemerintah & Swasta, GIS, Integrasi Sistem, Smart City.

  • Proyek Unggulan: * Sistem GIS Terintegrasi Disdikbud Papua Barat Daya.

    • Sistem Keamanan & Smart Office Walikota Sorong.

    • Modernisasi Tata Kelola Digital Pemda di Tanah Papua.

  • Kontak: 0853-4002-8687

  • Website: ptkasuari.com

 

Editor: Redaksi Kasuari News

Lokasi: Kota Sorong, Papua Barat Daya

Tanggal: 9 Mei 2026

Related posts
Tutup
Tutup