Dinkes Tambrauw: Status RS Pratama Belum Resmi Turun, Masih Tunggu Verifikasi Kemenkes

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tambrauw, Bernadus Nso,

 

SORONG, Kasuarinews.com — Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tambrauw, Bernadus Nso, menegaskan bahwa status Rumah Sakit (RS) Pratama Tambrauw belum resmi mengalami penurunan klasifikasi. Saat ini, pemerintah daerah masih diberikan waktu untuk melakukan perbaikan administrasi dan pelaporan.

Bernadus menjelaskan, pemberian tenggat waktu tersebut berkaitan dengan belum optimalnya pelaporan rumah sakit, khususnya laporan yang menjadi target nasional Program  Proritas Kesehatan melalui sistem online yang dikenal sebagai Pora. Ia mengakui bahwa keterlambatan input data menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi evaluasi status rumah sakit.

“Status RS Pratama Tambrauw belum resmi turun. Kami masih diberikan kesempatan,” ujar Bernadus kepada media ini, Rabu (6/5/2026).

Meski demikian, Dinas Kesehatan Kabupaten Tambrauw telah mendorong pihak rumah sakit untuk segera melengkapi laporan yang dibutuhkan. Ia menyebutkan bahwa saat ini laporan tersebut telah diinput dan tinggal menunggu hasil verifikasi dari Kementerian Kesehatan.

“Kami sudah upayakan dan teman-teman RS sudah input laporan. Sekarang kami menunggu tanggapan balik dari Kementerian Kesehatan, apakah data yang disampaikan sudah sesuai atau masih perlu perbaikan,” jelasnya.

Bernadus menambahkan, hingga batas waktu yang diberikan pada 6 Mei, pihaknya masih menunggu respons dari pemerintah pusat melalui pemerintah provinsi. Namun, sampai siang hari, belum ada tanggapan resmi terkait hasil verifikasi laporan tersebut.

“Kami masih diberi waktu sampai hari ini, 6 Mei. Laporan sudah diinput, dan kami menunggu verifikasi apakah sudah sesuai atau perlu diperbaiki. Sampai siang ini belum ada tanggapan balik dari kementerian melalui provinsi,” pungkasnya.

 

Related posts
Tutup
Tutup