MAYBRAT, KASUARINEWS.COM – Pemerintah Kabupaten Maybrat, melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), menunjukkan komitmen seriusnya dalam mempersiapkan masyarakat menghadapi era digital. Dengan menggandeng PT Kasuari, Disnakertrans Maybrat sukses menggelar pelatihan media konten kreator yang berfokus pada peningkatan kapasitas dan pemberdayaan anak-anak muda lokal.

Pelatihan intensif ini berlangsung selama empat hari, mulai 16 hingga 19 Juli 2025, di dua lokasi strategis. Dua hari pertama, 16-17 Juli, pelatihan dilaksanakan di Distrik Aifat Timur Tengah, disusul dengan sesi kedua pada 18-19 Juli di Kambuaya, Distrik Ayamaru Timur, Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya. Kegiatan ini secara khusus menyasar kelompok pemuda yang memiliki minat besar dalam dunia digital, seperti YouTuber, vlogger, pengelola website, dan kreator media sosial lainnya.

Kepala Disnakertrans Maybrat, Samuel Asse Bless, yang mewakili Bupati Maybrat Karel Murafer, menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian integral dari program pemberdayaan masyarakat yang dirancang untuk menjawab tantangan sekaligus merangkul peluang di lanskap digital yang terus berkembang. “Pelatihan ini bukan hanya sekadar pembekalan, melainkan upaya mendorong kreativitas, inovasi, dan menumbuhkan semangat kewirausahaan digital di kalangan pemuda Maybrat,” ujar Samuel Asse Bless dengan penuh penekanan.

Daniel Sedik, selaku Founder PT Kasuari Solusi Teknologi (PT Kasuari), menyampaikan apresiasi mendalam atas kepercayaan yang diberikan Disnakertrans Maybrat. Ia berharap agar program serupa dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak distrik atau kampung di wilayah Kabupaten Maybrat lainnya, memperluas dampak positifnya.
Pelatihan ini secara spesifik dirancang sebagai respons proaktif terhadap pesatnya perkembangan dunia digital dan semakin krusialnya peran konten kreator dalam menyebarluaskan informasi serta mempromosikan potensi daerah secara inovatif dan menarik.

Samuel Asse Bless menjelaskan bahwa materi pelatihan sangat komprehensif, bertujuan untuk membekali peserta dengan keterampilan teknis dan pemahaman mendalam dalam menciptakan konten berkualitas tinggi untuk berbagai platform digital. “Materi yang kami berikan mencakup strategi pembuatan konten (content strategy), pengelolaan media digital, pemanfaatan perangkat keras dan lunak terkini untuk produksi konten, teknik pengambilan gambar dan video yang profesional, hingga cara membangun personal branding di era digital, termasuk penggunaan drone,” rinci Samuel.


Tujuan utama dari semua ini, menurut Samuel, adalah agar masyarakat Kabupaten Maybrat mampu mengangkat kekayaan budaya, keindahan alam, dan potensi lokal ke panggung nasional bahkan internasional. Ini adalah langkah maju yang signifikan dalam memanfaatkan kekuatan digital untuk kemajuan daerah. [DS]





