BERITA UTAMA

Sidak Ketersediaan Pangan, Gubernur: Bapok Manokwari Aman Hingga 2-3 Bulan ke Depan
Sabtu, 28 Maret 2020 • (*NKS) • 88

Gubernur Drs. Dmonggus Mandacan mengecek ketersediaan kebutuhan pokok di Manokwari.


MANOKWARI - Gubernur Papua Barat bersama gugus tugas Covid-19 pada Jumat (27/3/2020) melakukan inspeksi mendadak (Sidak) untuk mengecek ketersediaan kebutuhan pokok di Manokwari. Sejumlah supplayer didatangi khusus oleh gubernur dan rombongan untuk memastikan jika terjadi kemungkinan terburuk di daerah.

 

 

Hadi Supremarket, Bulog, dan Makmur Perkasa menjadi sasaran utama dimana diperoleh hasil bahwa kebutuhan pokok di Manokwari aman hingga 2 sampai 3 bulan ke depan. Namun, Gubernur menyebutkan kondisi ini bisa berubah kalau terjadi kepanikan berlebihan di tingkat masyarakat. “Stok kita cukup untuk dua sampai 3 bulan ke depan. Saat ini tersedia 1.200 ton di gudang Bulog dan awal April juga akan masuk stok beras tambahan 2.000 ton untuk Manokwari dan sekitarnya. Dengan ini maka stok beras kita aman sampe dengan lebaran,” ujar gubernur usai melakukan Sidak.

 

Gubernur juga sempat menanyakan terkait dengan kenaikan harga gula di tingkat pengecer, menurut keterangan supplayer hal ini terjadi karena kelangkaan di tingkat nasional yang menjadi penyebabnya.  Sidak yang dilakukan, kata Dominggus bukan hanya terkait dengan jelang Ramadhan dan Idul Fitri namun juga terkait dengan kesiapsiagaan pangan di daerah untuk menghadapi situasi terburuk saat pandemi Corona semakin parah.

 

“Hanya memang gula secara nasional mengalami kelangkaan, namun sesuai keterangan pemasok nanti dibulan April juga pasokan gula sudah kembali normal. Selain pengecekan stok ini berkaitan menjelang hari raya idul fitri, tetapi juga kita mengantisipasi dengan adanya Virus Corona ini dapat menenangkan masyarakat,” lanjutnya.

 

Menjadi ketakutan kepala daerah, jelas Gubernur, yakni ketimpangan ekonomi terjadi karena ketakutan berlebihan dari masyarakat sehingga terjadinya panic buying. Stok yang seharusnya aman untuk tiga bulan bisa habis dalam waktu singkat. “Mereka yang punya uang pasti akan memborong jika kondisi semakin parah, kita sudah ingatkan kepada pemasok agar melarang pembelian dalam jumlah besar atau tidak seperti biasanya agar tidak terjadi lonjakan belanja. Masyarakat kita jamin agar perekonomian kita tetap stabil pada situasi seperi saat ini,” tandas gubernur. (NKS)


#gubernur papua barat
#dominggus mandacan
#virus covid-19
#satgas covid-19

Komentar