BERITA UTAMA

Cegah Covid-19, Jubir Satgas PB: Perlu Kesadaran Isolasi Diri dan Jaga Jarak
Jumat, 27 Maret 2020 • (*AN) • 97

Juru bicara penanganan Covid-19, Dr. Arnold Tiniap dan Kadis Kesehatan PB, Otto Parorongan


MANOKWARI- Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Provinsi Papua Barat, Dr. Arnold Tiniap kepada media, Minggu (22/3/2020) sore tadi di Sekretariat Satgas COVID-19 Papua Barat, Swissbell hotel Manokwari menegaskan bahwa untuk mencegah virus Covid-19 perlu adanya kesadaran diri yang tinggi dari semua pihak, siapapun juga tanpa kecuali untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dengan mengisolasi diri dan tetap menjaga jarak dengan orang lain.  “Hal ini penting saya sampaikan, jika masyarakat tidak menjaga diri,  yaitu tidak mau mengisolasikan diri, kemudian tidak berusaha menjaga jarak,  itu nanti kita akan kewalahan mengatasinya, apalagi  sarana dan personal belum siap, peralatan juga masih kurang,’’  ujar Dr Arnold.

 

 

Kata dia, ada isolasi yang namanya isolasi mandiri,  selain isolasi yang kita lakukan di rumah sakit bagi orang-orang yang memiliki gejala karena mungkin  baru datang dari Jakarta atau luar daerah terus ada gejala yang cenderung meningkat. ‘’Misalkan ada gejala di saluran pernapasan, panas tinggi, sesak nafas, karena dia baru datang dari daerah yang kena kasus maka itu diisolasi di rumah sakit,’’ ungkapnya.

 

‘’Masyarakat  yang baru pulang dari satu daerah,  juga kurangi kontak dengan orang lain selama 14 hari, selama 14 hari kita dapat memutuskan mata rantai penularan,’’ kata Dr. Arnold.

 

Menurut Dr. Arnold, semua pihak harus bersama-sama secara gotong-royong bahu-membahu mengatasi virus Covid-19, tidak hanya menjadi tanggungjawab pemerintah dan petugas medis. “Masyarakat juga harus ikut membantu pemerintah dengan berperan aktif misalnya tidak menyebar hoax, dapat mengisolasi diri sesuai anjuran pemerintah, menjaga jarak, berolahraga, tidak hadir dalam kegiatan dengan massa yang banyak dan lainnya. Masyarakat harus ikut bantu kalo tidak akan sia-sia dan percuma,” ujarnya. (AN)


#kesehatan
#papua barat
#Otto Parorongan
#virus covid-19
#satgas covid-19

Komentar