BERITA UTAMA

Bupati Raja Ampat Bantah Tidak Siap Gelar Pilkada 2020
Kamis, 10 Oktober 2019 • (*NKS) • 7755

Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati


MANOKWARI – Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati, membantah daerahnya  tidak siap menggelar pilkada serentak tahun depan. Pemerintah, menurut Abdul sudah menyiapkan anggaran untuk membiayai pesta demokrasi itu dalam APBD Perubahan 2019.

 

Kepada media, Rabu (9/10), Abdul mengungkapkan ada masalah komunikasi antara pemerintah daerah dengan KPU Raja Ampat. Menurutnya, keterlambatan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) terjadi karena KPU Kabupaten Raja Ampat yang kurang berkoordinasi. “Kita sudah siapkan dana 20 miliar atau 30 persen dari nilai yang diajukan KPU,” kata Abdul. 

 

Rencananya, penandatanganan NPHD akan segera dilakukan sekembalinya dari Manokwari.  “Setelah Ketua KPU balik dari Jakarta kita akan tandatangan NPHD. Karena kebetulan saya juga masih di Manokwari,” tandasnya.

 

Sebelumnya, Ketua KPU Provinsi Papua Barat, Amus Atkana mengatakan masih ada 4 kabupaten yang belum menandatangani NPHD masing-masing. Keempat daerah itu adalah Manokwari Selatan, Pegunungan Arfak, Raja Ampat dan Fakfak. Amus lantas mengancam akan menunda pelaksanaan pilkada di daerah yang belum menyetujui NPHD. “Yang sudah teken NPHD ada 5, Kabupaten yaitu Manokwari, Kaimana, Teluk Wondama, Sorong Selatan, dan Teluk Bintuni. Yang lain belum,” ujarnya.


#politik
#pilkada 2020
#Raja Ampat
#KPU

Komentar