BERITA UTAMA

Siapkan Dokter Spesialis, Pemda Mansel akan Jalin Kerjasama dengan Sejumlah Universitas
Jumat, 18 Juni 2021 • (Cr-3) • 182

Plt. Direktur RSUD Elia Waran Dr. Iwan Butar Butar bersama Bupati Mansel


RANSIKI, Kasuarinews.com - Plt. Direktur RS Pratama Elia Waran Kabupaten Manokwari Selatan, Dr. Iwan Butarbutar saat berbincang dengan Kasuarinews.com beberapa waktu lalu mengatakan bahwa Pemda Mansel ke depan akan menjalin kerjasama dengan sejumlah Universitas terkemuka di tanah air untuk mendidik dokter spesialis yang akan bertugas di RSUD Mansel.

"Jika rumah sakit diresmikan dan sudah dapat SK definitif maka selanjutnya mempersiapkan dokter spesialis yaitu anak-anak Mansel sendiri untuk kembali mengabdi di daerahnya. Kita akan jalin kerjasama dengan universitas seperti UGM dan Universitas Airlangga serta perguran tinggi lainnya," ujar Dr. Iwan.

Menurut dia, dokter spesialis itulah yang akan menentukan kualitas pelayanan di rumah sakit. "Kita beruapaya secara bertahap dan telah berkomitmen agar meski RSUD di Mansel bertipe D tetapi pelayanannya rumah sakit tipe C bahkan B. Saya secara pribadi punya target yaitu jika diberi wewenang maka sebelum Bupati dan Wakil Bupati mengakhiri jabatannya di periode kedua, dokter spesialis yang urgen untuk bertugas di RSUD Elia Waran harus dilengkapi," tandas Dr. Iwan.

Soal pengresmian RSUD Elia Waran, Dr. Iwan mengatakan, pihaknya sedang mempersiapkan segala sesuatu terutama melengkapi alat-alat kesehatan sesuai dengan Permenkes RI.

"Sebelum rumah sakit diresmikan maka harus layak dulu sesuai dengan Permenkes. Misalnya kamar mandi, jalan masuk, kursi roda, laboratorium. Untuk lab periksa darah sudah siap tapi harus dilengkapi. Lainnya yaitu dokter spesialis bedah, gudang farmasi untuk menyusun obat-obat, rak obat dan lainnya," ungkap Dr. Iwan sambil menambahkan untuk anggaran belanja alat kesehatan sebesar Rp 6,8 Miliar, yang bersumber dari anggaran Dana Alokasi Umum dan Otonomi Khusus (Otsus).

Kata dia, sejak awal pihaknya mengusulkan 4 dokter spesialis, 6 dokter umum, dokter gigi, bidan, nurse dan farmasi namun semuanya disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah apalagi di tengah pandemi seperti saat ini. "Bupati telah meminta saya setelah ditunjuk sebagai Plt Direktur rumah sakit untuk menghitung kebutuhan rumah sakit. Dan Pemda terutama pa bupati sangat mendukung apa yang kami sampaikan namun semua kembali kepada kemampuan keuangan daerah," jelas Dr. Iwan.

Dan saat ini, lanjut Dr. Iwan, untuk kebutuhan dokter sudah siap 4 orang yaitu dokter penyakit dalam, dokter spesialis kandungan, dokter spesialis anak dan dokter spesialis bedah. "Mereka sudah siap untuk bekerja. Setelah pengresmian RS, mereka dipanggil untuk langsung kerja. Jadi tinggal menunggu pengresmian saja. Dan besar gaji bagi dokter spesialis Rp 15 juta, tunjangan Rp 60 juta/bulan. Mereka juga akan mendapat fasilitas rumah serta mobil operasional. Selain dokter, insentif juga diberikan untuk perawat dan tenaga medis. Semuanya itu diatur dalam Perbup," urai Dr. Iwan menambahkan bahwa dokter spesialis itu nantinya akan tinggal dan menetap serta bertugas di.Mansel dan tidak boleh membuka praktek di tempat lain.  


#papua barat

Komentar