BERITA UTAMA

Dukung Direktur RSUD Baru, Ini Harapan Waket DPRD Manokwari
Kamis, 17 Juni 2021 • (One) • 111

Wakil Ketua DPRD Manokwari, Norman Tambunan


MANOKWARI, Kasuarinews.com– Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Manokwari baru, dr Alwan Rimosan diminta menyelesaikan berbagai permasalahan terkait pelayanan kepada masyarakat. Hal ini disampaikan Wakil Ketua Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Manokwari, Norman Tambunan kepada wartawan, Kamis (17/06/2021).

Menurutnya, di RSUD Manokwari masih banyak persoalan yang belum terselesaikan, maka dengan adanya kepemipinan baru ini dapat mengimplementasi pelayanan secara maksimal di RSUD.

“Memang banyak pekerjaan rumah yang nanti akan menjadi kerja-kerja beliau untuk memperbaiki rumah sekit terutama dalam hal pelayananm dan masalah-masalah penanganan medis, masalah honorer di RUSD, dan fasilitas rumah sekit,”sebutnya.

Lanjut dia, berbagai permasalahan ini dapat diperbaiki oleh dr Alwan selaku Direktur RSUD yang baru. Setidaknya, dimasa kepemimpinannya dapat membawa RSUD lebih ke professional. Sehingga pelayanan itu benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Kenapa demikian, kata Wakil Ketua DPRD, selama ini masyarakat banyak mengeluh tentang pelayasnan di RSUD Manokwari.

“Kita dengan dari masyarakat selama ini kan, di RSUD kalau orang masuk bukannya sembuh tapi tambah sakit. Ini kan masyatakat masyarakat yang sampaikan kepada kita,”katanya. Maka dengan adanya Direktur RSUD Manokwari baru yang merupakan orang Papua, kedepan dapat mambawa perubahan yang lebih signifikan, supaya tidak ada lagi keluhan dari masyarakat. “Pelayanan kesehatan kan merupakan urusan wajib, jadi sudah sepantasnya kita harus memberikan dukungan dari sisi penganggarannya dan lain-lain, dan yang terpenting bisa dipresentasikan kebutuhan-kebutuhan di RSUD,”ujar Norman Tambunan. Tentunya sebagai Wakil Ketua DPRD Manokwari tetap akan bersinergi dengan Pemerintah Daerah (Pemda), guna mendukung sistem pelayanan di RS yang lebih baik. Selain itu, dia menyarankan, bahwa RSUD Manokwari sudah harus memiliki Pusat Layanan Publik atau Call Center RSUD, agar memudahkan atau memberikan kemudahan bagi masyarakat yang mengalami urusan-usanan kegawat daruratan. “Selama ini kan manokwari tidak punya. call center RSUD ini akan terhubung langsung dengan Puskesmas di wilayah Kabupaten Manokwari. Jadi masyarakat bisa menggunakan call center RSUD untuk mendapat layanan darurat,”jelasnya.

Berikutnya, Norman Tambunan mengemukakan, RSUD Manokwari Sudah harus memiliki Laboratorium yang komplit seperti Medical Chek Up di Prodia, sehingga para pejabat di daerah tidak perlu lagi lakukan Chek Up di luar daerah. Supaya lanjut dia, anggaran Medical Chek Up para pejabat itu bisa diarahkan ke Laboratorium RSUD Manokwari, dan tidak perlu keluar daerah lagi. “Jadi kita optimalkan segala fasilitas dan pelayanan di RSUD Manokwari. Kita DPRD siap suport, asal itu baik untuk melayani warga Manokwari,”tegasnya lagi. Apalagi dia menyebutkan, masalah pelayanan untuk warga tidak mampu dan masalah kerjasama BPJS. “Jadi semoga kedepan bisa diperbaiki oleh Direktur RSUD yang baru,”tuturnya. Kemudian, kata dia, masalah administrasi keuangan bagi tenaga medis yang selalu dikeluhkan para tenaga medis, dan masalah tenaga honorer yang selama ini belum menjadi perhatian Pemkab Manokwari.

“Tenaga honorer ini sudah lama bekerja, tapi tidak diangkat-angkat. Jadi semoga bisa diusulkan oleh Direktur RSUD baru, saya yakin beliau bisa meski selalu terkendala dengan keuangan daerah. Ini juga harus menjadi fokus Pemkab,”tandasnya. 


#papua barat

Komentar