BERITA UTAMA

Resmi Ditutup, Ini Harapan Kepala BKKBN Papua Barat terhadap Peserta Rakor
Sabtu, 10 April 2021 • (AN) • 66

Peserta Rakerda dan Rakornis BKKBN Papua Barat


MANOKWARI, Kasuarinews.com - Kepala BKKBN Papua Barat Pilmona Maria Yarolo S.Sos M. Si pada Jumat (9/4/2021) resmi menutup Rakerda dan Rakornis BKKN Papua Barat yang diikuti oleh 12 Kabupaten/kota di Papua Barat.

Dalam sambutannya, Maria Yarolo mengatakan bahwa mengejar target pemerintah terhadap pembangunan Manusia Indonesia demi menggapi Generasi Emas Indonesia atau Development Goals yang dicita – citakan oleh negara di tahun 2045 maka seluruh peserta dan kader BKKBN di manapun berada di seluruh wilayah Indonesia terutama di wilayah Pemerintah Provinsi Papua Barat harus selalu sigap menjalankan misi tersebut meski menghadapi banyak tantangan.

Inti dari Rakor tersebut, kata Maria  Yarolo yaitu saling sharing dan tukar informasi antara para peserta dimana ada sejumlah isu penting yang harus dilaksanakan. “Misalnya, bagaimana BKKBN Papua Barat menindaklanjuti perjanjian kerja semua Kepala BKKN Pusat di daerah,” ujarnya.

Isu lainnya, kata Maria Yarolo yaitu di tahun 2021, BKKN sebagai koordinator kegiatan stunting di Indonesia meski hingga kini masih menunggu keputusan Presiden tentang dasar hukumnya yang masih diproses, “Kita masih menunggu lokasi pelaksanaannya  maka Provinsi menunggu lokasi Stunting. Harus ada program penurunan angka stunting dan kematian ibu,” urainya sambil menambahkan program lainnya adalah pendataan kelurga serta  evaluasi bidang KB untuk Program Bangga Kencana di Papua Barat di tahun 2020 juga dilajutkan 2021 kini dengan model strategi yang lebih baik.

“Demikian halnya Program 400 Kampung keluarga berkwalitas di Papua Barat yang suda ada di 12 kabupaten dan  1 kota di Papua Barat agar dapat menjadi  pilot project di daerah masing masing secara mandiri dengan SK Bupati/Walikota dan menjadi cikal bakal kampung KB percontohan dengan laporan yang jelas ke Provinsi . Isi lainnya yaitu bulan pelayanan Suntik yang akan berakhir pada bulan April 2021 agar ada laporan tertulis sehingga dapat dilaporkan ke pusat,” ungkapnya.

 


#papua barat

Komentar