BERITA UTAMA

Termin Kedua, Papua Barat akan Terima 10.720 Vaksin
Kamis, 14 Januari 2021 • (Cr-3) • 137

Gubernur Dominggus pada pencanangan vaksinasi Covid-19


MANOKWARI, Kasuarinews.com - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Papua Barat, Derek Ampnir saat menyampaikan laporan pada pencanangan vaksinasi Covid-19 Papua  Barat pada Kamis (14/1/2021) di RSUD Papua Barat mengatakan pada awal Februari 2021, Provinsi Papua Barat kembali akan menerima sebanyak 10.720 vaksin. “Pada termin pertama awal Januari, kita di Papau Barat menerima 7.160 vaksin. Termin kedua meningkat menjadi 10.720 vaksin,” ujarnya.

Kata Derek Ampnir, untuk distribusi termin pertama difokuskan mulai 15 Januari 2021 dengan jumlah vaksin 7.160 dengan pembagian yaitu Kota Sorong jumlah nakes 1.283, jumlah tokoh 10, jumlah vaksin 2.600 ; Kabupaten Manokwari jumlah nakes 1.941, tokoh 10, vaksin 4.200, Kabupaten  Manokwari Selatan sebanyak 163 nakes, 10 tokoh dengan jumlah vaksin mencapai 360. 

Untuk termin kedua, lanjut Derek Ampnir, dilaksanakan pada awal Februari tanggal   dan akan disalurkan oleh pemerintah pusat  kepada tenaga kesehatan, pekerja publik, masyarakat rentan yang berpotensi tertular dan masyarakat umum.

Dan rinciannya setiap kabupaten akan menerima sesuai kebutuhan. Kabupaten Fakfak sebanyak 1.760 vaksin bagi 862 nakes dan 10 tokoh; Kaimana mendapat 1.840 vaksin bagi 902 nakes dan 10 tokoh; Maybrat mendapat 440 vaksin bagi 197 nakes dan 10 tokoh; Kabupaten Pegunungan Arfak sebanyak 120 bagi 42 nakes 10 tokoh; Raja Ampat sebanyak 840 vaksin bagi 400 nakes dan 10 tokoh; Sorong mendapat 1.960 untuk 969 nakes dan 10 tokoh. Sorong Selatan sebanyak 1.320 vaksin bagi 641 nakes dan 10 tokoh.

Sedangkan untuk Kabupaten Tambrauw menerima  320 vaksin bagi 146 nakes dan 10 tokoh; Teluk Bintuni mendapat 1.240 vaksin bagi 599 nakes dan 10 tokoh, dan Teluk Wondama sebanyak 880 vaksin bagi 413 nakes dan 10 tokoh masyarakat dan pemerintah serta unsur TNI/Polri. Sehingga total penyaluran vaksin tahap kedua sebanyak 10.720 vaksin.

Ia mengatakan  kesiapan tenaga vaksinator di Papua Barat pada tahun 2020 berjumlah 103 orang, dan pada tahun 2021 ini telah dilatih lagi 40, sehingga tenaga vaksinator berjumlah 143 orang. “Kita memiliki target  vaksinator sebanyak 887. Untuk sisa yang belum dilatih, akan dilaksanakan pada akhir Januari,” ungkap Derek sambil menambahkan pelaksanaan vaksinasi ini sesuai arahan Presiden Republik Indonesia kepada pimpinan kepala daerah baik gubernur,  dan bupati dan walikota seluruh Indonesia.  Selanjutnya arahan dalam rapat-rapat yang dipimpin Gubernur, Forkopimda  Papua Barat dan semua pihak yang memberikan masukan tentang pelaksanaan vaksinasi di Provinsi Papua Barat. “Vaksinasi ini bertujuan untuk perlindungan  bagi masyarakat kita di Provinsi Papua Barat sesuai dengan arahan,  petunjuk dari Presiden RI kepada semua pihak, ” tandas Derek.

 


#papua barat

Komentar