BERITA UTAMA

Ketemu Wempy Rengkung, Masyarakat Masabui Usul Pemekaran Distrik, Watariri Minta Pemerataan Penerimaan CPNS
Selasa, 20 Oktober 2020 • (Cr-2) • 119

Yusuf Dowansiba, warga kampung Watariri saat menyampaikan aspirasi kepada Paslon MAWAR


RANSIKI, Kasuarinews.com – Calon Wakil Bupati Kabupaten Manokwari Selatan Wempy Wely Rengkung, SE, M.Si pada Selasa (20/10/2020) menggelar kampanye perdana di distrik Oransbari yang dipusatkan pada dua titik yaitu di Kampung Masabui dan Kampung Watariri. Usai mendengar orasi politik dari perwakilan parpol pengusung dan cawabup, warga masyarakat diberi kesempatan untuk menyampaikan aspirasinya kepada Paslon MAWAR.

Di Kampung Masabui, Cawabup Wempy Rengkung mendengar aspirasi warga masyarakat yang disampaikan oleh Petrus Saroy yang menghendaki agar kampung Masabui  dapat dimekarkan menjadi sebuah distrik terpisah dari distrik Oransbari. “Kita hanya minta jika MAWAR kembali menang, kampung Masabui sebagai pintu masuk di Mansel dapat dimekarkan menjadi distrik,” ujar Petrus. Sedangkan Yosias Tamher yang mendapat kesempatan pertama untuk berbicara mengusulkan sejumlah hal selain pemekaran distrik yaitu pembenahan sarana pendidikan, formasi PNS yang dikhusukan bagi anak asli Masabui, pembuatan pagar Puskemas serta peningkatan status Puskesmas Masabui menjadi Puskemas Mandiri, pengadaan sarana air bersih, adanya perwakilan masyarakat kampung Masabui di legislatif Mansel.

Sementara itu, warga masyarakat kampung Watariri dan Wedoni dalam pertemuan dengan Cawabup Wempy Rengkung menyampaikan aspirasinya soal pemerataan penerimaan CPNS ke depan  seperti diusulkan oleh Yusuf Dowansiba dan Adomi Aibu. 

“Saat ini banyak dari anak-anak kami belum lulus CPNS tetapi kami dapat terima dengan berbesar hati karena masih ada penerimaan CPNS ke depan. Tapi kami harap ke depan, ada pemerataan penerimaan CPNS bagi semua distrik dan kampung,” ujar Adomi Aibu.

Sementara itu, Cawabup Wempy Rengkung saat pertemuan itu, nampak serius mendegar dan menyimak setiap aspirasi yang disampaikan warga masyarakat dan mencatatnya pada sebuah buku.

Menanggapi usulan masyarakat, Wempy Rengkung mengatakan, apa yang disampaikan warga masyarakat telah dikerjakan oleh Paslon MAWAR pada periode pertama kepemimpinan MAWAR meski harus diakui belum sempurna seluruhnya. Misalnya soal, penerimaan CPNS, pengangkatan tenaga honorer yang lumayan banyak,  pemberian BPJS, pembangunan infrastruktur, pemberdayaan ekonomi rakyat, pembangunan  fisik dan rohani dan lainnya. Namun kata Wempy, proses pembangunan di Mansel membutuhkan proses, tidak semudah membalik telak tangan. “Terima kasih atas semua aspirasi yang disampaikan, tetapi saya tidak pernah mau janji tetapi apa yang disampaikan perlahan akan dipenuhi dan hal itu pasti dilakukan oleh Paslon MAWAR. Masyarakat juga perlu memahami bahwa kami sebagai aparat pemerintah, bekerja selalu berdasarkan aturan dan tidak main tabrak sehingga semuanya butuh proses,” tandas Wempy.

 


#papua barat

Komentar